Rangkaianparalel adalah salah satu model rangkaian yang dikenal dalam kelistrikan. Secara sederhana, rangkaian paralel diartikan sebagai rangkaian listrik yang semua bagian-bagiannya dihubungkan secara bersusun. Akibatnya, pada rangkaian paralel terbentuk cabang di antara sumber arus listrik. Oleh karena itu, rangkaian ini disebut juga dengan Dilansirdari Encyclopedia Britannica, diketahui sebuah rangkaian listrik seperti dibawah ini. terdapat 2 buah lampu yang dirangkai pada sebuah sumber tegangan 12 v, untuk daya lampu p1=24 w/12v dan p2=12 w/12v 3 a. Rangkaiansederhana dengan komponen aktif 2 buah transistor ini akan menghasilkan 2 jenis suara yang berbeda, yaitu suara sirene yang berbunyi naik turun secara terus-menerus, serta suara bel pintu yang berbunyi saat tegangan listrik masuk ke rangkaian ini dari sebuah sakelar. Rangkaian ini beroperasi dengan tegangan listrik 6 volt yang sangat Bellistrik pasti sudah tidak asing lagi bagi kalian. Cara membuat bel listrik sederhana. Berberapa penerapan yang menggunakan elektromagnetik tersebut dpay ditemui pada bel listrik. Untuk membuat elektromagnet sederhana anda membutuhkan sumber listrik konduktor dan logam. Cara menghubungkan rangkaian bel dengan metode elektromagnetik adalah Perhatikanrangkaian listrik pada Gambar. Tiga hambatan berbeda dirangkai dan di salah satu cabangnya dipasang dua GGL. Tentukan beda potensial pada ujung-ujung hambatan 12 Ī©! Perhatikangambar tiga hambatan listrik yang dirangkai campuran dengan sumber tegangan! Hitunglah kuat arus pada titik R1 pada rangkaian di atas! SD Perhatikan gambar tiga hambatan listrik yang diran SA. Setiawan A. 23 April 2022 22:42. Dalamsuatu rangkaian tertutup, sebuah hambatan sebesar 4 ohm dirangkai dengan sumber tegangan sebesar 64 volt. Maka besar kuat arus listrik yang mengalir pada rangkaian tersebut adalah Teksvideo. Halo Pak Frans di sini ada soalnya soal ini berkaitan dengan materi rangkaian listrik mana pada soal dua hambatan dirangkai seri seperti pada gambar ujung-ujung rangkaian dihubungkan pada sumber tegangan sebesar 2 volt dengan hambatan dalam diabaikan beda potensial ujung-ujung hambatan 60 Ohm adalah dimana kita ketahui R1 = 40 Ohm R2 = 60 Ohm dan tegangan sumber sebesar 20 volt Mesinpengangkat rongsokan menggunakan prinsip elektromagnet untuk mengangkat logamlogam rongsokan. Hal tersebut dapat terjadi karena baja yang terdapat di dalam alat tersebut dililit kumparan, kemudian dialiri arus listrik sehingga baja tersebut menjadi magnet. Perhatikan gambar memanfaatkan sifat kemagnetan dibawah ini: Ketikaarus listrik sebesar I dialirkan melalui resistor dan induktor tersebut, maka akan terjadi drop tegangan pada resitor (V W) dan drop tegangan pada induktor (V BL), jika kedua tegangan tersebut di jumlahkan maka hasilnya akan sama dengan sumber tegangan (V). ldzEM. Rangkaian Seri Adalah?ā˜‘ļø Berikut Pengertian, Ciri ciri, Rumus, Contoh gambar skema rangkaian seri dan kelebihan kekurangannyaā˜‘ļø Listrik berguna bagi kehidupan telah berjasa meningkatkan peradaban manusia. Untuk menggunakannya, manusia memakai dua tipe rangkaian yaitu seri dan paralel. Masing-masing memiliki konfigurasi berbeda dan dapat digabungkan untuk keperluan tertentu. Dari dua opsi tersebut, rangkaian seri yang paling mudah diterapkan. Selain struktur rangkaian dan karakteristiknya yang sederhana. Rangkaian jenis ini juga mudah diaplikasikan pada rangkaian listrik apapun. Untuk mengetahui lebih lanjut, simak pembahasan lengkap terkait apa yang dimaksud dengan rangkaian listrik seri, gambar skema rangkaian, karakteristik, rumus, serta contoh soal berikut ini Pengertian Rangkaian SeriCiri Ciri Rangkaian SeriRumus Rangkaian SeriContoh Penggunaan Rangkaian SeriContoh Soal Rangkaian SeriKelebihan dan Kekurangan Rangkaian Seri Pengertian Rangkaian Seri Contoh Gambar Rangkaian Seri ā€œRangkaian seri adalah jenis rangkaian listrik dimana semua elemen rangkaiannya disusun dalam satu jalur yang berurutan Ramdhani, Mohamad. 2005. Dalam rangkaian seri, arus yang melalui semua komponen bernilai sama, tetapi pembagian tegangan yang diterima setiap komponen bernilai TIDAK sama.ā€ Rangkaian seri juga seringkali dikenal dengan istilah ā€œpembagi teganganā€. Ciri rangkaian seri yang utama terletak pada susunan komponennya yang dirangkai secara lurus dan dalam satu jalur yang berurutan. Prinsip kerja rangkaian listrik seri terdiri dari beberapa perangkat yang mana masing masing terhubung satu demi satu dalam satu loop yang besar. Meskipun tiap tiap perangkat yang berbeda memiliki nilai tegangan yang berbeda, rangkaian seri mengalirkan arus yang sama pada setiap perangkat yang ada dalam susunan rangkaian tersebut. Hal ini karena pada susunan rangkaian hanya terdapat satu jalur untuk aliran arus. Hambatan total dalam rangkaian seri sama dengan jumlah masing-masing resistor, dan penurunan tegangan total sama dengan jumlah penurunan tegangan individu pada resistor tersebut. Skema pada rangkaian listrik seri menyediakan satu jalur tepat diantara dua titik untuk arus listrik. Setiap komponen yang ada pada rangkaian ini sangat bergantung pada komponen lainnya. Artinya jika salah satu komponen dilepas, semua komponen mati. Sehingga gambaran yang tepat untuk rangkaian ini adalah jenis rangkaian listrik sederhana yang memungkinkan elektron melewati satu atau lebih resistor. Contoh Gambaran Skema Rangkaian Listrik Seri Berikut ini merupakan contoh gambaran rangkaian listrik seri sederhana yang bisa anda pelajari Melalui gambar diatas dapat kita lihat bahwa rangkaian seri merupakan susunan rangkaian tunggal. Pada sebuah rangkaian seri, arus listrik yang terdapat pada sumber listrik baterai akan melalui masing-masing komponen kemudian kembali pada sumber listrik lagi. Arus listrik tersebut mengalir di sebuah rangkaian tertutup tanpa adanya cabang. Hal tersebut mengakibatkan rangkaian akan terputus apabila terdapat satu komponen yang terputus atau terbuka, sebab rangkaian ini hanya menggunakan satu saklar saja. Selain itu, tegangan listrik yang diterima setiap komponen besarannya tidak sama. Itulah mengapa cahaya yang dihasilkan dari lampu yang menyala juga tidak akan sama terang. Ciri Ciri Rangkaian Seri Contoh Gambar Rangkaian Seri Sederhana Karakterisitik sebuah arus dan tegangan pada rangkaian listrik memiliki ciri dan sifat yang khas, tergantung pada jenis rangkaian listrik yang digunakan. Misalkan saja pada rangkaian seri yang memiliki ciri khusus yakni terjadi pembagian tegangan, untuk lebih memahaminya silahkan simak ulasan lengkapnya dibawah ini Arus listrik hanya mengalir melalui satu jalur dan memiliki beban listrik yang sama pada tiap tiap komponennya. Arus listrik yang mengalir akan terhambat oleh hambatan pertama, kedua dan seterusnya. Sehingga hambatan total pada rangkaian seri merupakan jumlah total dari semua hambatan yang ada pada susunan rangkaian. Bila salah satu beban atau komponen dari rangkaian tidak tersambung atau putus, maka saluran arus akan berhenti total mati. Arus listrik yang mengalir bergantung dalam jumlah besar tahanan beban dalam rangkaian. Tegangan dari sumber akan dibagi dengan jumlah hambatan yang dipasang pada masing-masing cabang. Sedangkan arus yang mengalir pada masing-masing beban bersifat sama. Hambatan total pada rangkaian seri merupakan nilai total dari setiap hambatan yang ada pada rangkaian. Jumlah tegangan listrik pada setiap komponen penyusun rangkaian seri sama dengan tegangan pada sumber tegangan. Tegangan sumber akan dipisah berdasarkan jumlah hambatan. Bila besar hambatan sama, maka jumlah pengurangan tegangan pada setiap hambatan adalah sama dengan tegangan keseluruhan sumber tegangan. Rumus Rangkaian Seri I = I1 = I2 = I3 atau V = V1 + V2 + V3 atau R = R1 + R2 + R3 Rangkaian seri memiliki ciri khusus yakni arus listrik hanya dapat mengalir dalam satu arah. Arus pada rangkaian ini mengalir searah jarum jam dari titik 1 ke titik yang lainnya dan akan kembali ke titik 1. Sehingga dalam notasi matematis, rumus rangkaian seri adalah Rs = R1 + R2 + R3 + R . . . . . .dst. Dimana Rs = Hambatan Total Rangkaan Seri dengan Satuan Ohm R1 = Hambatan Pertama dengan Satuan Ohm R2 = Hambatan Kedua dengan Satuan Ohm R3 = Hambatan Ketiga dengan Satuan Ohm Dari rumus dasar diatas, didapatkan bahwa rumus rangkaian seri memiliki tiga komponen utama yaitu arus, tegangan, dan hambatan. Cek daftar berikut untuk penjelasan lebih detailnya. Komponen Dasar pada Rumus Rangkaian Seri Via Perhatikan gambar rangkaian seri diatas, terlihat bahwa kuat arus I akan dialirkan dari baterai dari satu hambatan ke hambatan lain melalui satu jalur saja. Dari situ dapat ditarik kesimpulan bahwa arus listrik yang melewati hambatan 1 maupun 2 akan bernilai sama. Hal ini karena alirannya hanya berputar putar di 1 jalur itu saja. Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut Arus dan hukum kirchoff 1 Itot = I1 = I2 = I… Ciri ciri rangkaian seri mudah dikenali yaitu komponen disusun berurutan. Berdasarkan hukum kirchoff 1, arus di setiap posisi di rangkaian tersebut adalah sama. Anda dapat menghitung langsung dengan amperemeter. Jika ada dua lampu dan resistor, masing-masing memiliki nilai hambatan berbeda tetapi arus tetap sama. Hambatan Vtot = V1 + V2 + V… Hambatan di rangkaian listrik dihitung berdasarkan komponen internal. Jika ditempatkan adalah semua sistem seri. Masing-masing memiliki nilai berbeda kecuali memang memakai alat yang sama. Pada rangkaian ini, total hambatan merupakan akumulasi semua nilai dari hambatan yang ada. Total tegangan Tegangan = Arus x Hambatan Rangkaian jenis ini memiliki nilai arus yang sama di setiap posisi dan hambatan. Untuk menentukan tegangan listrik pada rangkaian seri, rumusnya adalah arus dikali dengan hambatan. Karena yang berubah adalah nilai resistansi, total tegangan merupakan akumulasi dari semua nilai tegangan di masing-masing posisi. Contoh Penggunaan Rangkaian Seri Beberapa dari anda mungkin pernah mendapatkan tugas dengan perintah seperti berikut coba gambarkan rangkaian seri! Menyikapi pertanyaan tersebut, berikut kami sajikan beberapa contoh gambar rangkaian seri sederhana beserta cara pembuatannya. Cara pembuatan rangkaian yang satu ini sangatlah sederhana. Beberapa contoh penggunaan rangkaian seri di kehidupan sehari hari adalah rangkaian lampu senter, rangkaian bel listrik rumah, rangkaian CCTV dan masih banyak lagi yang lainnya. Untuk mempermudah teman teman dalam mempelajarinya, berikut kami coba paparkan beragam alat elektronika yang menggunakan gambar skema rangkaian seri sederhana yang bisa teman teman coba terapkan untuk membuatnya sendiri dirumah. Rangkaian Lampu Seri pada Senter Contoh gambar rangkaian seri lampu senter Agar lebih mudah memahami materi ini, Anda membutuhkan contoh nyata. Gambar rangkaian seri yang dipakai lampu senter diatas dapat menjadi contoh yang valid. Senter menggunakan rangkaian yang sederhana bahkan Anda dapat membuat sendiri. Untuk menyalakan bola lampu, rangkaian dihubungkan ke baterai dari satu ujung ke ujung lainnya tanpa ada cabang. Semua komponen rangkaian harus dihubungkan dari satu ujung ke baterai dan ujung lainnya ke bohlam. Rangkaian Bel Listrik Contoh gambar rangkaian seri bel rumah Contoh rangkaian seri yang lain adalah bel listrik di rumah. Komponen yang dipakai bukan lampu melainkan alat yang mampu memproduksi suara. Saat menekan tombol, rangkaian segera mengalir dan tersambung hingga menimbulkan bunyi. Prinsip mirip senter hanya berbeda komponen. Rangkaian CCTV Contoh gambar rangkaian seri CCTV Cctv dengan kamera juga memakai rangkaian tipe seri. Anda lebih mudah mengerti posisi dan status kamera tersebut termasuk sensor. Alat ini tersambung ke monitor penerima dan memakai listrik tertutup yang dirangkai secara seri. Rangkaian Lampu pada Sensor Deteksi Asap Contoh gambar rangkaian seri deteksi asap Rangkaian listrik seri juga dipakai untuk berbagai keperluan rangkaian yang melibatkan sensor. Entah pada sensor cahaya, suhu, hujan, asap, dan juga gerak. Alat ini menangkap sinyal dari sumber lalu segera mengalirkan arus serta diterima secara langsung. Melalui contoh gambar skema rangkai diatas dapat anda lihat bagaimana kerja sensor asap dalam mendeteksi dan membunyikan alarm menggunakan susunan rangkaian seri. Dengan cara ini, sistem sensor dapat dideteksi apakah berfungsi atau tidak. Jika tidak mampu menangkap sinyal, alat tersebut bermasalah dan segera diperbaiki dengan memperhatikan rangkaian tersebut. Video Penunjang Contoh Penggunaan Rangkaian Seri di Kehidupan Sehari Hari Sumber Via Channel Nashrul Qowi Pada video diatas bisa anda lihat bagaimana langkah langkah membuat rangkaian seri sederhana. Terlihat proses pembuatan rangkaian lampu seri sederhana yang bisa anda jadikan refrensi tugas sekolah anda. Contoh Soal Rangkaian Seri Agar lebih mudah memahami rangkaian tipe ini, beberapa contoh soal rangkaian seri dapat menjadi referensi. Contoh tersebut berfokus kepada perhitungan tegangan, arus, dan hambatan listrik pada rangkaian seri. Contoh 1 1. Apabila diketahui bahwa R1 sebesar 5 ohm, R2 sebesar 7 ohm, dan R3 sebesar 4 ohm. Maka berapakah hambatan pengganti Rs pada rangkaian seri tersebut? Jawaban Rs = R1 + R2 + R3 Rs = 5 + 7 + 4 Rs = 16 ohm Maka, didapatkan hasil bahwa besarnya hambatan pengganti Rs pada rangkaian ini sebesar 16 ohm. Contoh 2 2. Terdapat 3 buah hambatan yang disusun secara Seri. Masing masing hambatan tersebut memiliki nilai 1,25 Ohm. Berapakah nilai total hambatan pada rangkaian tersebut ? Diketahui R1 = R2 = R3 Ditanya R total? Jawab R total = R1 + R2 + R3 = 1,25 + 1,25 + 1,25 = 3,75 Jadi, nilai hambatan total dari rangkaian listrik tersebut adalah 3,75 Ohm Contoh 3 3. Terdapat tiga buah hambatan listrik yang disusun secara Seri seperti pada gambar dibawah ini. Berapakah total hambatan dan arus listrik yang ada pada rangkaian tersebut ? Jawab a. Hambatan total pada rangkaian diatas b. Arus listrik pada rangkaian diatas Contoh 4 4. Perhatikan gambar dibawah ini! 3 Buah hambatan listrik disusun secara seri dengan nilai arus listrik sebesar 2 A. Berapakah nilai Volt yang ada pada rangkaian tersebut ? Diketahui R1 = 4 Ohm, R2 = 5 Ohm, R3 = 2 Ohm Ditanya V = . . .? Jawab Rtotal = R1+R2+R3 = 4+5+2 = 11 Ohm V = I x R = 2 x 11 = 22 V Jadi nilai voltase yang ada pada rangkaian diatas diatas adalah 22 V. Contoh 5 5. Arsya memiliki rangkaian lampu dengan resistensi yang berbeda. Nilai hambatan di lampu pertama adalah dua kali dari nilai di lampu kedua. Berapakah perbandingan arus jika total tegangan dinaikkan dua kali dan diturunkan setengahnya? Jawab Dari soal tersebut, jawaban saat tegangan total naik dua kali maka arus juga sama meningkat dua kali. Nilai resistansi tetap sehingga arus harus sebanding dengan kenaikan tegangan agar sesuai rumus dasar rangkaian seri. Hal yang sama berlaku saat tegangan menurun hingga setengahnya dan arus juga mengikutinya. Anda dapat membuktikan kebenaran jawaban ini berdasarkan rumus yang sudah dicantumkan sebelumnya. Kelebihan dan Kekurangan Rangkaian Seri Sebuah sistem tentunya memiliki seperangkat keunggulan dan juga kelemahan. Diantara beberapa kelebihan dan kekurangan dari rangkaian seri akan dijelaskan secara detail pada bagian berikut ini. Kelebihan Rangkaian Seri Mudah dalam Pembuatan Cara membuat rangkaian jenis ini sangatlah mudah apalagi yang versi sederhana. Selain itu, Anda dapat mengecek langsung bagian apa yang rusak jika terjadi kendala. Satu komponen tidak bekerja maka listrik juga tidak berfungsi. Lebih Hemat Listrik Keunggulan lain adalah hemat listrik sebab pembagian daya listrik sesuai dengan proporsi hambatan. Selain itu, arus juga tetap sehingga menjaga konsumsi listrik lebih efisien. Arus Listrik Lebih Stabil Sistem pada rangkaian seri juga lebih stabil sehingga dapat diterapkan pada beberapa rangkaian listrik. Selain itu, rangkaian seperti ini dapat diatur dengan mudah nilai arus dan tegangannya agar sesuai batas. Biaya Lebih Efisien Keunggulan lainnya dari penggunaan rangkaian seri dalam kehidupan sehari hari adalah cost yang anda butuhkan lebih sedikit. Hal ini karena skema rangkaian ini hanya membutuhkan sedikit kabel listrik untuk mengalirkan muatan listrik dari sumber teganan. Kekurangan Rangkaian Seri Kurang Flexibel dalam Penggunaan Kelemahan tipe seri adalah tidak cocok untuk sistem kompleks. Anda justru kesulitan menghubungkan satu persatu komponen. Hal ini tentunya berbeda pada penggunaan rangkaian listrik yang disusun secara paralel. Sistem Harus Dimatikan Saat Maintenance Selanjutnya, listrik tipe ini memang mudah diperbaiki jika rusak tetapi sistem harus mati dan berhenti. Hal ini karena pada rangkaian seri hanya memiliki satu sumber tegangan. Sehingga apabila salah satu komponen mati maka seluruh komponen juga akan mati. Anda mungkin kehilangan waktu dan aspek lain karena listrik tidak berjalan. Energi Listrik yang Dialirkan Tidak Sama Jenis rangkaian listrik satu ini memiliki energi potensial yang tidak sama, sehingga saat kita gunakan pada rangkaian bohlam, nyala pada tiap tiap bohlam tidak akan sama. Posisi bohlam yang kita rangkai paling jauh dari sumber tegangan akan menyala paling redup dibandingkan dengan bohlam yang dekat dengan sumber tegangan listrik. Jangan Lewatkan Materi Pembelajaran Lainnya Itulah berbagai macam hal terkait dengan apa yang dimaksud rangkaian seri. Semoga materi yang wikielektronika ulas diatas dapat menambah wawasan anda didunia kelistrikan khususnya untuk anda yang sedang membutuhkan refrensi belajar. Jangan lupa share dan komen ya guys! Apakah Sedulur pernah memperhatikan lampu di rumah atau yang ada di jalan-jalan? Kira-kira bagaimana cara menyalakan lampu yang ada di jalan sebanyak itu? Apakah satu per satu? Tentu saja tidak. Dalam hal tersebut, rangkaian listrik tentunya berperan penting. Dengan menggunakan rangakaian yang benar, maka petugas tidak akan kerepotan dalam menyalakan lampu jalan satu persatu. Nah, lalu bagaimana cara untuk membuat rangkaian listrik yang benar? Apakah ada rumus khusus yang harus digunakan? Bagi Sedulur yang merasa penasaran mengenai hal-hal tersebut, tidak usah khawatir. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya secara tuntas. Untuk itu, langsung saja, simak informasi yang ada di bawah ini. BACA JUGA 15 Jenis Kabel Listrik untuk Rumah & Sistem Instalasinya Blog Elevenia Rangkaian Listrik adalah sebuah rangkaian atau jalur yang dibuat, sehingga elektron bisa mengalir dari sumber voltase atau arus listrik. Proses perpindahan elektron itulah yang kita kenal sebagai listrik, elemen yang membaut barang-barang elektronik bisa digunakan sesuai dengan fungsinya. Elektron bisa mengalir pada material penghantar arus listrik yang disebut sebagai konduktor. Maka dari itu, kabel yang digunakan dalam rangkaian listrik. Hal ini karena kabel dibuat dari tembaga yang bisa menghantarkan arus listrik. Nah, barang elektronik itu bisa dibilang sebagai beban listrik yang sumber listrik berasal dari baterai. Listrik mengalir melalui kabel, dan saklar berfungsi untuk memutuskan serta menyambungkan aliran listrik. Nah, simbol universal untuk beban listrik sendiri adalah hambatan resistor. Komponen rangkaian listrik Elektro UMA Setiap peralatan elektronik itu dibuat dengan rangkaian listrik. Nah, berikut ini beberapa komponen-komponen listrik yang umumnya digunakan dalam rangkaian listrik sederhana. 1. Resistor Dalam buku Pembelajaran Konsep Listrik dan Magnet 2018 karya Saminan, dijelaskan resistor merupakan komponen elektronik yang berfungsi untuk menghambat aliran listrik. Resistor juga sering disebut sebagai hambatan. Jika nilai hambatan resistornya makin kecil, maka aliran arusnya semakin besar. Begitupun pula dengan sebaliknya. 2. Baterai Baterai menjadi komponen penting yang wajib adanya. Baterai menjadi sumber energi atau tegangan, sehingga suatu rangkaian dapat menghasilkan listrik. Contohnya pada senter, tanpa adanya baterai maka senter tidak akan bisa menyala. 3. Sakelar Sakelar adalah alat listrik yang digunakan untuk memutus dan juga mengalirkan arus listrik. Pada saat sakelar dalam posisi hidup on, arus akan mengalir. Sebaliknya, ketika sakelar dalam posisi mati off, maka arus listrik tidak akan mengalir lewat rangkaian listrik. 4. Lampu Lampu merupakan komponen listrik yang berfungsi sebagai sumber cahaya. Lampu akan menyala jika dialiri listrik. Agar bisa menyala, lampu butuh baterai serta sakelar. 5. Kabel Kabel merupakan alat listrik yang berfungsi untuk menghantarkan arus listrik pada satu tempat ke tempat yang lain. Sebagai contoh, kabel dipasang antara baterai dengan lampu dan juga sakelar. Pada saat sakelar hidup, maka aliran listrik dari baterai akan dihantarkan melalui kabel ke lampu. Ada dua jenis atau tipe rangkaian yang biasa digunakan untuk saat ini, yakni rangkaian seri dan juga rangkaian paralel. Rangkaian seri dan paralel tersebut bisa dikombinasikan sehingga menjadi rangkaian listrik campuran. BACA JUGA Listrik Statis Pengertian, Gejala, Manfaat Contoh & Bahayanya Rangkaian seri IUP UGM Dalam rangkaian seri, hanya ada satu baris arus listrik, yang bagian rangkaiannya dipasang secara berderet atau beruntutan tanpa adanya percabangan. Rangkaian yang satu ini, akan terbentuk apabila dua buah atau lebih komponen elektronika dihubungkan secara berderet. Komponen-komponen elektronika tersebut dihubungkan dengan sumber tegangan yang juga dihubungkan secara berderet. Apabila ada salah satu komponen yang dipindahkan dari rangkaian seri, maka arus listrik tidak akan bisa mengalir karena ini adalah rangkaian listrik terbuka. Contoh rangkaian listrik seri seperti radio, TV, komputer, dan lain sebagainya. Di dalam rangkaian arus seri, jumlah arus listrik yang ada pada setiap titik sama besarnya. Rumusnya adalah I = I₁ = Iā‚‚ = Iā‚ƒ Besaran hambatan listrik gambar b di dalam rangkaian, sama dengan jumlah pada masing-masing hambatan. Untuk tipe yang satu ini, rangkaian listrik rumus adalah Rs = R₁ + Rā‚‚ + Rā‚ƒ Keuntungan dari penggunaan rangkaian seri ini, yakni rangkaiannya sederhana dan juga lebih hemat kabel, sehingga untuk membuatnya juga cukup mudah. Sedangkan kerugiannya, dapat dilihat ketika ada salah satu lampu yang diputuskan mati, maka lampu yang lainnya juga akan ikut mati. Begitupun juga dengan nyala lampunya pada saat kondisi tidak terang redup, sehingga membuat energinya juga ikut boros. Hal ini digambarkan 1R+1R+1R. Rangkaian paralel IUP UGM Rangkaian paralel merupakan rangkaian yang dibentuk jika dua buah lampu atau lebih dihubungkan secara berjajar, sehingga disebut juga sebagai rangkaian bercabang. Arus yang diterima oleh setiap cabang, lebih besar dibandingkan arus dalam rangkaian seri, hal ini akan membuat lampu mampu menyala lebih terang. Rangkaian lampu di rumah, di kantor, dan juga lampu lalu lintas, adalah contoh rangkaian listrik paralel di kehidupan sehari-hari. Apabila arus lebih banyak mengalir dari sumber penjumlahan tiap cabang, maka resistensi atau perlawanan total pada rangkaian paralel akan jauh lebih kecil daripada seri. Bisa dibilang jika keuntungan dan kerugian rangkaian paralel ini adalah kebalikan dari rangkaian seri, jadi rangkaian paralel penggambaran adalah 1/R+1/R+1/R. Setiap lampu dalam rangkaian paralel, akan mendapat arus tanpa dipengaruhi oleh lampu satunya. Itulah yang membuat lampu yang lainnya masih tetap terhubung dengan sumber arus listrik. Misalnya, jika lampu-lampu di rumah dipasang secara paralel, walaupun salah satu dari lampu-lampu dimatikan atau padam, maka lampu yang lainnya masih akan tetap bisa menyala seperti kondisi sebelumnya. Menurut hukum I Kirchhoff, arus listrik dibagi menjadi tiga cabang, jika kuat arus di dalam setiap cabang dijumlahkan, maka besarnya sama dengan kuat arus sebelum masuk ke dalam cabang. Nah, hukum persamaannya bisa ditulis dengan I masuk = I₁ + Iā‚‚ + Iā‚ƒ= I keluar. Berdasarkan hukum Ohm, I = V/ R dan V pada tiap cabang itu sama. Maka rumusnya adalah Rangkaian campuran Tematiku Rangkaian campuran adalah kombinasi antara rangkaian seri dengan rangkaian paralel. Pada umumnya, rangkaian listrik campuran ini sering digunakan pada berbagai keperluan. Di antaranya digunakan untuk instalasi skala kecil seperti pemakaian barang rumah tangga, hingga skala besar seperti produksi industri. Nah, kombinasi dari kedua jenis rangkaian listrik tersebut, mempunyai beberapa keunggulan dan juga kekurangan sendiri. Karena merupakan hasil perpaduan dari instalasi seri dan paralel, maka rangkaian memiliki keunggulan yang dimiliki oleh kedua komponen penyusunnya tersebut. Pada saat menggunakan rangkaian campuran, maka Sedulur bisa menghindari rangkaian listrik yang kompleks. Hal ini juga berlaku baik dari segi desain ataupun penghitungan arus, tegangan serta hambatannya. Meskipun begitu, proses instalasi dari rangakaian ini lumayan ribet, karena ada kombinasi dari rangkaian listrik seri dan pararel. Selain itu, banyak energi yang dibutuhkan dan memerlukan biaya yang lumayan banyak untuk membangun rangkaian ini. BACA JUGA Penemu Listrik & Sejarah Penemuan Listriknya Ya, mungkin hanya itu beberapa hal mengenai rangkaian listrik yang bisa kita bahas untuk saat ini. Kedua jenis rangkaian tersebut, tentu saja digunakan dalam keperluan yang berbeda. Jadi tidak heran, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bahkan rangkaian dari keduanya pun juga seperti itu. Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya di sini sekarang! Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung restok isi tokomu di sini aja! Rangkaian bel listrik ini merupakan rangkaian sederhana yang umum digunakan atau dipakai pada bel listrik rumah dengan sumber tegangan dari 9-12VDC. Skematik rangkaian bel Berdasarkan pada rangkaian diatas ada beberapa komponen yang digunakan, diantaranya Kapasitor 1000uf/15V x 1 resistor 51K x 1 Resistor 68K x 1 Transistor 2n4124 x 2 Kapasitor 100uf/16V x 1 Resistor 37K x 1 Pushbuton x1 Spekaer 2″/2 Ohm x 1 Baterai / Adaptor 9VDC Berdasarkan pada rangkaian diatas Buatlah scematik atau sirkuit rangkaian bel tersebut kedalam rangkaian PCB. Bagi mahasiswa sk 2C yang mengikuti perkuliahan daring, silakan absen dimulai dari jam 02/04/20 sampai dengan jam 02/04/20. Absen melalui kolom komentar , dengan cara tuliskan nama dan nim serta kelas.. dan buat pertanyaan jika bingung. Seluruh pertanyaan silakan dibuat dikolom komentar, tidak pesan kita sehat selalu, dan dijauhi dari congorna. Navigasi pos