KEHENDAKBEBAS. Sirakh 15:14. "Allah bermaksud menyerahkan manusia kepada keputusannya sendiri." Bapa Gereja Ireneus, mengatakan: "Manusia itu berakal budi dan karena ia citra Allah, diciptakan dalam kebebasan, ia tuan atas tingkah lakunya" (St. Ireneus, Against Heresies 4,4,3). Janganlah kita mengira bahwa "pra pengetahuan Allah" akan menjadi Banyakorang yang mencari kehendak Allah dengan cara menunggu tanda — suatu peristiwa khusus, tanda khusus. Namun tentu saja, jika anda akrab dengan isi Alkitab serta prinsip-prinsip rohani, suatu kejadian tak bisa dijadikan bukti sebagai kehendak Allah. Allah menguji isi hati manusia. Sama seperti kata examine (menguji, memeriksa) yang KehendakAllah adalah agar orang percaya hidup dipimpin Roh Kudus. Galatia 5:18, 25 mengatakan bahwa untuk dipimpin Roh Kudus, manusia pilihan Allah hendaknya memberi dirinya (dengan sengaja) dipimpin oleh Roh Kudus, yaitu: banyak datang pada Roh Kudus, bertanya kepada-Nya, uji dan pastikan suara-Nya, ikuti dan lakukan kehendak-Nya. Manusialebih menuruti hawa nafsu daripada kehendak Allah. Apakah kamu juga sedang alami hal itu? ehendakbebas adalah kemampuan manusia untuk memilih, menimbang dan membuat sebuah keputusan. Tuhan memberikan kehendak bebas, ketika menciptakan manusia dengan firman: "Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita." Kejadian 1:26 Bukti bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan dengan kualitas "segambar" dan "serupa" dengan Tuhan, Allah Sang Pencipta, adalah manusia aliranyang berbeda pendapat sebaliknya berpendapat bahwa kekuasaan dan 10. B. Kehendak Allah dalam Pandangan Muktazilah dan Sunni 1. Muktazilah Mu‟tazilah mengatakan bahwa Allah memiliki kehendak dan kekuasaan yang terbatas meskipun yang membatasinya adalah kehendak Nya sendiri11. Menurut Mu‟tazilah, yang membatasi kehendak dan kekuasaan Allah Olehsebab itu dalam pandangan Mu'tazilah, kekuasaan dan kehendak mutlak Allah berlaku dalam jalur hukum‑hukum yang tersebar di tengah alam semesta. Itulah sebabnya kemutlakan kehendak Allah menjadi terbatas. (Yunan Yusuf, 1990: 74) Mereka berkeyakinan, bahwa Allah telah memberikan kemerdekaan dan kebebasan bagi manusia dalam menentukan Merekaberdua meremehkan perintah Allah dan mengganti kehendak Allah dengan pemikiran manusia. Ahab membuat kesalahan yang sangat besar dalam kejadian ini. Tetapi karena pengertian rohaninya sangat lemah, nabi itu harus menggunakan cara yang tidak biasa untuk membantunya mengerti. Kita lanjutkan melihat pada ayat 37-40: Pasalnya jika Tuhan mengintervensi hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan manusia, melalui kehendak bebas-Nya dan kekuasaan-Nya maka manusia itu sebenarnya tidaklah bebas. Ia senantiasa berada dalam garis kehendak tuhan. Maka dari itu, kebebasan manusia senantiasa ada dalam batas kehendak tuhan—Jika pun manusia tetap ingin dikatakan bebas. PandanganTuhan Semula. Sejak semula Tuhan mempunyai satu kehendak untuk dunia ini, yaitu wawasan ujung bumi. Ia mau mengisi seluruh dunia dengan mereka yang menyembah kepada-Nya. Dalam Kejadian 1:28, Tuhan memberikan satu perintah yang jelas, "Beranak-cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan 78KEdqH. Jakarta - Surat Yasin ayat 82 merupakan salat satu firman Allah SWT dalam Al Quran yang membuktikan kekuasaanNya atas makhluk yang diciptakanNya. Segala sesuatunya menjadi mudah bagiNya hanya dengan satu kata yang tercantum dalam ayat ini. Berikut bunyinya,إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُBacaan latin Innamā amruhū iżā arāda syai`an ay yaqụla lahụ kun fa yakụnArtinya "Sesungguhnya urusanNya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, 'Jadilah!' Maka jadilah sesuatu itu."Berdasarkan keterangan firman di atas, Allah SWT menciptakan alam semesta ini tanpa menggunakan alat atau perkakas apapun. Bila Allah SWT menghendaki terjadinya sesuatu maka cukup dengan satu kalimat kun faya kun yang bermakna jadilah."Apabila Ia menghendaki untuk menciptakan suatu makhluk, cukuplah Allah berfirman, 'Jadilah,' maka dengan serta-merta terwujudlah makhluk itu," bunyi keterangan tafsir surat Yasin ayat 82 dari fayakun juga dapat definisikan bahwa manusia tidak akan pernah melampauiNya. Segala penciptaan ini sudah berada di luar batas kuasa cara berpikir manusia. Dalam artian, manusia tidak sepantasnya untuk menyombongkan diri seputar kemampuan dan buku Manusia Mengeluh, Al Quran Menjawab yang ditulis oleh Agoes Noer Che, kehendak Allah SWT untuk mewujudkan sesuatu tersebut hanya melalui kata kun dengan tanpa adanya jeda atau selisih Yasin ayat 82 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perkara hari akhir dan lainnya menjadi hal yang tidak mungkin mustahil bagiNya. Kebenarannya berada ditangan Allah SWT dan tidak patut untuk diingkari oleh umat ayat ini, surat Yasin juga ternyata secara keseluruhan merupakan surat yang istimewa dalam Al Quran. Bagi yang membacanya, Rasulullah SAW mengatakan, akan diberi ganjaran pahala yang setara dengan mengkhatamkan Al Quran sebanyak sepuluh Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,إِنَّ لِكُلِّ شَىْءٍ قَلْبًا وَقَلْبُ الْقُرْآنِ يس َمَنْ قَرَأَ يس كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بِقِرَاءَتِهَا قِرَاءَةَ الْقُرْآنِ عَشْرَ مَرَّاتٍArtinya "Setiap sesuatu ada jantungnya. Jantungnya Al-Quran adalah surat Yasin. Siapa yang membaca surat Yasin, Allah menulis baginya pahala seolah-olah ia telah mengkhatamkan sepuluh kali Al Quran." HR Darimi dan Tirmidzi.Sebab itu, tidak ada salahnya bagi umat muslim merutinkan bacaan surat Yasin. Selain, untuk menambah keimanan kepada Allah SWT lewat surat Yasin ayat 82, muslim yang membacanya juga dijanjikan pahala olehNya. Simak Video "Permintaan Maaf Wanita Simpan Al-Qur'an Dekat Sesajen-Akui Tertarik Islam" [GambasVideo 20detik] rah/lus Pertanyaan Jawaban Tidak mungkin bagi manusia untuk memahami secara menyeluruh hubungan antara kedaulatan Tuhan dan kehendak bebas manusia. Hanya Allah yang tahu bagaimana keduanya bisa bekerja bersama. Jelas di dalam Alkitab bahwa Allah tahu siapa yang akan diselamatkan Roma 829; 1 Petrus 12. Melalui Efesus 14, Paulus juga memberitahu bahwa Allah telah memilih kita ”sebelum dunia dijadikan.” Alkitab berulang kali menggambarkan orang-orang percaya sebagai orang-orang pilihan Allah Roma 833; 115; Efesus 111; Kolose 312; 1 Tesalonika 14; 1 Petrus 12; 29; Matius 2422, 31, Markus 1320, 27; Roma 117; 1 Timotius 521; 2 Timotius 210; Titus 11; 1 Petrus 11. Bahwa orang Kristen dipredestinasikan Roma 829-30; Efesus 15, 11, dan dipilih Roma 911; 1128; 2 Petrus 110 untuk keselamatan merupakan fakta yang jelas. Alkitab juga mengatakan bahwa kita memiliki kehendak bebas untuk memilih – yang perlu kita lakukan hanyalah percaya pada Yesus Kristus, dan kita akan diselamatkan Yohanes 316; Roma 109-10. Allah tahu siapa yang akan diselamatkan, Allah memilih siapa yang akan diselamatkan, dan kita juga harus memilih Kristus supaya diselamatkan. Bagaimana ketiga hal ini bekerja bersama-sama sekaligus menjadi hal yang mustahil, bagi pikiran kita yang terbatas, untuk bisa dipahami sepenuhnya Roma 1133-36. Tanggung jawab orang Kristen itu mengabarkan Injil ke seluruh dunia Matius 2818-20; Kisah Rasul 18. Soal apa yang Allah tahu sebelumnya, yang Allah pilih dan predestinasi, semua itu kita serahkan kepada Allah. Yang terpenting bagi kita itu tetap ketaatan dalam memberitakan Injil. English Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia Bagaimana kedaulatan Tuhan dan kehendak bebas manusia bekerja bersama dalam keselamatan?